Kelewat Tega. Hanya Demi Menghadiri Pesta, Seorang Ibu Kurung 2 Anaknya Dirumah Selama 2 Hari.
Seorang ibu di Inggris tega meninggalkan dua anaknya yang masih kecil terkunci di rumah mereka sendiri selama dua hari, sementara sang ibu pergi berpesta.
Dilansir dari The Sun, dirinya pun telah dipenjara karena kasus tersebut, dan kini telah lolos dari penjara.
Kejadian pilu tersebut terjadi pada tahun lalu, putrinya berusia 9 tahun dan sang adik berusia 2 tahun terpaksa memanjat jendela untuk mencoba mencari bantuan.
Anak-anak tersebut dibiarkan mengurus diri mereka sendiri, hingga mereka menulis catatan yang memilukan dan memohon ibu mereka untuk pulang.
Pengadilan Crown Leeds di Yorkshire Barat, Inggris menyebut, ibu yang tak disebutkan namanya itu, terus meninggalkan anak-anak untuk pergi minum-minum dan mengkonsumsi obat-obatan terlarang.
Sang Penuntut, Bashir Ahmed mengatakan kepada pengadilan bahwa wanita itu telah merawat anak-anaknya dengan baik, hingga dirinya berpisah dengan sang suami.
Ahmed mengatakan ibu tersebut meninggalkan buah hatinya untuk menguji mereka, yakni pada 2 November 2018 lalu, dan berlanjut pada 22 Desember 2018.
Dia mengunci anak-anak di rumah, dan belum kembali pada saat mereka bangun.
Buah hatinya yang berusia 9 tahun tersebut yang ditinggalkan sang ibu menulis pesan memilukan, memohon agar ibunya pulang.
Bunyinya: "Ibu di mana kamu? Aku merindukanmu. Saya menangis dan saya kesal. Bangunkan aku ketika kau kembali. Terima kasih, Mummy. ”
Gadis itu pun terkena gigitan kutu, dia dan adiknya sempat demam, ketika mereka ditemukan oleh kerabat, pengadilan mendengar.
Sementara itu sang buah hati yang berusia 9 tahun saat ditinggalkan sang ibu harus merawat adik laki-lakinya yang berusia 2 tahun.
Dia mengganti popoknya dan memberinya makan selama dua hari, namun menyerah sampai dia keluar dari jendela dan mencari bantuan.
Dalam catatan yang memilukan bagi ibunya, bocah sembilan tahun itu berkata lainnya:
“Saya naik ke atas ke tempat tidur dan saya tidak bisa membuka mata," tulisnya.
“Aku dan (adiknya) mencintaimu. Kami sangat merindukanmu. Bisakah Anda membangunkan kami ketika Anda kembali?"
"Kami telah menangis untukmu sepanjang malam dan aku benar-benar khawatir."
Bahkan gadis 9 tahun tersebut juga menulis pesan untuk sang ibu: “Silakan naik ke atas untuk tidur bersama kami.”
Penuntut mengatakan gadis itu kehabisan kertas dan terus menulis catatan di meja dapur dengan lipstik.
Polisi menemukan ibu dari anak-anak tersebut di rumah lain yang jauhnya tiga mil dari rumah tersebut.
Pengadilan diberi tahu bahwa sang ibu mengklaim telah mengatur pengasuh bayi untuk menjaga anak-anaknya tersebut, namun tidak memiliki biaya kredit di teleponnya untuk dapat memeriksa anak-anaknya.
Sang ibu yang tega meninggalkan buah hatinya tersebut, dinyatakan positif menggunakan kokain.
Wanita itu mengaku bersalah atas empat pelanggaran pengabaian anak.
