Kisah Sedih! Hidup Sebatang Kara, Dagangan Durian Ibu Ini Malah dibeli dengan Uang Palsu.
Kerugian dalam berdagang memang sudah menjadi konsekuensi yang harus siap dihadapi oleh para pedagang.
Namun malangnya, kerugian yang dihadapi oleh pedagang durian ini bukan karena kesalahannya sendiri, yang tak bisa me-manage pengeluaran dan pemasukan, melainkan ditipu oleh seorang pelanggan yang tak memiliki rasa manusiawi.
Bagaimana tidak, ibu-ibu lansia yang tak diketahui namanya ini dibayar dengan uang palsu.
Nominal kerugian yang ditanggungnya pun tidak main-main, yakni sebesar Rp 300 ribu.
Padahal, berjualan durian adalah mata pencahariannya saat ini, selain dari hasil memungut barang rongsokan.
Ya, dijelaskan oleh sang pengunggah Fandi Achmad di postingannya di Facebook, ibu yang berdomisili di Blitar itu sehari-harinya berprofesi sebagai pemulung dan akan beralih menjadi penjual durian setiap memasuki musim durian, melansir Brilio.net.
Kenapa bingung hilangkan bau mulut? Cukup satu sendok ini di pagi hari dan
Suami genius menemukan metode membasmi parasit di bagian tubuh istrinya
Ini dia penyebab nafas bau dan perut sakit!
Tapi ironisnya, dagangan duriannya kini mengalami kerugian cukup besar.
Dalam foto yang diunggah Fandi, wajah ibu malang itu pun tampak lesu dan muram, seperti memikirkan bagaimana nasib usahanya ke depan.
Ditambah, ibu itu hidup sebatang kara. Sehingga tidak ada tempat dia untuk mengadu dan berkeluh kesah, apalagi untuk meminta bantuan.
