Tak Punya Hati! Baru Beberapa Menit Menikah, Mempelai Pria Bu4ng Istrinya ke Jurang Dihadapan Para Tamu Undangan
Pernikahan seharusnya menjadi momen indah.
Memulai hidup baru dengan pasangan tercinta menjadi kebahagiaan tersendiri bagi sepasang pengantin baru.
Namun apa jadinya jika pernikahan malah awal dari petaka tragis?
Seorang pria di Rusia bernama Stepan Dolgikh (33) memang sinting benar.
Ia membunuh istrinya sendiri, Oksana Poludentseva (36).
Gilanya lagi Dolgikh membunuh Oksana usai beberapa menit mereka menikah di Prokudskoye, Siberia, Rusia.
Dikutip zonajakarta.com dari Daily Mail, Rabu (7/10/2020) awal mula percintaan ini saat Oksana mengenal Dolgikh saat suaminya itu di bui gegara kasus kekerasan.
Niat hati Oksana mencintai Dolgikh agar pria itu berubah jadi lebih baik saat bebas nanti.
Namun saat keduanya sepakat menikah petaka terjadi.
Dolgikh yang baru beberapa menit sah jadi istri Oksana langsung melakukan pemukulan kepada istrinya.
Penyebab pemukulan ini karena mempelai pria cemburu pada seorang tamu pria di resepsi pernikahan keduanya.
Dolgikh yang menilai Oksana tak bisa menjaga sikapnya karena itu langsung melayangkan bogem mentah berkali-kali ke muka istrinya hingga korban tewas.
“Pelaku mulai memukuli dan menendang korban setelah menyeretnya keluar rumah, serangan dilakukan sejak dari dalam rumah."
"Dia menjambak rambutnya, memukulnya, dan mendorongnya ke jalan. Selama itu pelaku menghujani pukulan ke tubuh dan kepala korban," ujar Kepala penyelidik Kirill Petrushin.
Usai mengetahui istrinya tewas, Dolgikh langsung mengangkat mayat istrinya.
Ia berjalan ke belakang rumah yang terdapat jurang dan membuang mayat istrinya di sana dihadapan para tamu undangan.
“Dolgikh mengaku melakukan pembunuhan itu,” tambah Petrushin.
“Dia memukuli Oksana dalam waktu yang lama di depan saksi, termasuk memukul organ vitalnya di batang tubuh dan kepala,” papar Petrushin.
“Mengenai apakah dia bertobat.. Saya tidak bisa berkomentar. Saya pribadi tidak percaya dia akan bertobat.” kata Petrushin.
Baca Juga: Walau Kena Covid-19, Donald Trump Masih Berbahaya Karena Disampingnya Ada Pemicu Kiamat Dunia
Penyelidikan lebih lanjut mengungkapkan jika Dolgikh dalam keadaan mabuk saat membunuh istrinya.
“Dia cemburu pada salah satu tamu. Tapi yang membuatnay sangat marah korban dianggap tak bersikap seharusnya.” pungkas Petrushin.*
Sumber: Pikiranrakyat.com
