Viral Bapak-bapak Dipuku|i Diduga Curi Nasi untuk Makan, Sampai Minta Ampun!
Sebuah video viral memperlihatkan seorang bapak-bapak tampak dipukuli diduga karena mencuri nasi untuk makan. Bahkan, bapak tersebut sampai memohon ampun agar tidak diamuk massa.
"Dapat dari TikTok, katanya dia mencuri nasi untuk makan dan ketahuan," tutur Gunawan Pendhoza dalam grup Info Kriminal & Lalu Lintas Indonesia.
Dalam video itu tampak seorang bapak terduduk dan memohon ampun karena ditangkap warga diduga karena mencuri nasi untuk makan di tengah pandemi Covid-19. Tampak juga ada seorang pria yang memegangi rambutnya dan mengepalkan tangan ke arah wajah bapak tersebut.
Netizen pun dibuat geram dengan video tersebut. Jika benar bapak itu mencuri hanya untuk makan sebaiknya tak perlu diperlakukan seperti itu.
"Astaghfirullahalazim mereka engak punya hati. Islam mengajarkan kebaikan sedekah yang paling utama amalannya adalah memberi mkan orang yang membutuhkannya mengaku Islam hanya KTP saja tapi prilakunya tidak mencerminkan seorang muslim yang baik semoga Allah menyelamatkan mereka semua," komentar Enny Sutriowati.
"Pakai logika lor,,,cuman untuk mkn tidak harus segitu nya dia juga manusia sama seperti kita,,,,ingat karma saudaraku,,,," sahut Nazaruddin Oden.
Namun, ada juga yang menanyakan kebenaran informasi tersebut. Sebab, belum ada informasi valid soal peristiwa, lokasi dan waktu kejadianya.
"Nich beneran apa cuma akting ea... Soalnya gak jelas si....Kebanyakan sekarang banyak vidio yang pingin viral aja eeh ternya cuma candaan... Lok memang benar... Seberapa ci ambil nasihnya kok sampai jambak rambutnya.... Ilengo to yo... Yo.. Mbok yo ojok ngono (inga dong ya, ya coba jangan begitu)... Andai saja drimu jd bapak itu... Gmn prasaanmu," tutur Fil Lah.
Indozone coba menelusuri sumber asal video viral tersebut di TikTok. Ternyata video itu diunggah oleh akun @mamisisiliachristhover dan sudah ditonton lebih dari 3,3 juta kali. Namun, dalam video tersebut juga belum jelas apakah memang terkait dugaan pencurian nasi untuk makan.
Sumber: Indozone.com
